Sabtu, 5 Juni 2010 kita masih sempat bertemu, kau baru saja pulang dari membeli sebotol parfum, ternyata kau pandai memanjakan diri dik…

Kita sempat bercanda beberapa lama sampai akhirnya hujan turun memaksa kita membubarkan reuni kecil kita, masih segar diingatanku gerak-gerikmu hari itu, kau duduk di sebelah kiriku, lalu ke sebelah kananku, begitu terus berulang-ulang beberapa kali, ada apa dengan kau ini…? Setelah berbulan-bulan tak bertemu, tak kusangka hari itu ternyata menjadi hari terakhir kita bertemu…….

Tadi subuh sebuah berita duka mampir ke rumah, kau yang baru semalam dirawat di rumah sakit cuma karena sakit kepala, ternyata harus mendahului kita semua menghadap Sang Pencipta, serasa mimpi…, kau belum memenuhi janjimu sabtu lalu akan membetulkan communicator-ku, tapi tak apalah, tak dibetulkan juga tak masalah, tapi kenapa harus meninggalkan kami semua dan tak kembali lagi…?

Jujur, sebelumnya aku malu mengakui bahwa aku sangat bahagia saat kita bertemu sabtu itu, pertemuan itu menandakan bahwa kau tak memusuhiku, meski pertanyaan mengapa kau tak pernah main kesini lagi? belum terjawab, aku tak perlu jawaban itu lagi, yang jelasnya, kau tak memusuhiku. Tapi rupanya kau mencoba menyampaikan pamitmu, ahh…seandainya aku dapat menangkap sinyal-sinyal itu, tak seharipun bakal kulewatkan tanpa mendampingimu…

Tak ada yang tahu sedalam apa penyesalanku dik, yang pastinya sangatlah mendalam, belum sempat kubalas semua kebaikanmu selama kita jalan bersama, begitu banyak yang sudah kau beri padaku dan keluargaku, ahhh…mereka pun menangis dik, mereka pun merasa sangat kehilangan, dapat salam dari Kak Ucha, Opu, Petta, sama bapak dan mamanya Galu…, kutitipkan senyum dan salammu buat Ikal, dia lahir bersama semangatmu dik, dia lahir bersama semangatmu mengajak semua teman-teman berkumpul di rumah sakit meskipun malam itu malam takbiran, semua itu berkat semangatmu, Tuhan pun tahu sebegitu ikhlasnya kau berbuat untuk kami, maka diciptakanlah anakku ke dunia ini hanya empat hari sebelum ulang tahunmu, maka yakinlah…kami takkan pernah melupakanmu dik…

Kau terlalu terburu-buru dik, belum sempat kita bereuni bersama Jeko, Kimi, dan Beng-beng…

Masih ingat dik…? kau dapat julukan “si pembuat kopi”, setiap membeli kopi sachet aku, kau, Jeko, Kimi, dan Beng-beng lalu duduk melingkar, kita hompimpah, selalu saja kau yang kebagian menyiram kopi-kopi tersebut, kau ikhlas… tak pernah mengeluh meskipun kau tahu semua itu sudah kami atur sebelumnya, kau tetap senyum, kau malah bilang “sa tau ji komorang sudah baku atur” lalu kemudian tertawa, ahhh…cantiknya hatimu….

Masih ingat juga perdebatan kita selama satu tahun? Kau bersikukuh melawan kami semua bahwa lagu Insan Utama dinyanyikan oleh Duta SO7 dan Sulis, sementara kami bertahan bahwa lagu itu dinyanyikan oleh Haddad Alwi dan Sulis, sampai setahun kemudian kau lalu membawa videonya, ternyata lagu itu dinyanyikan oleh Duta, Sulis, dan Haddad Alwi….kita lalu tertawa….

Dapat salam dari teman-teman disini dik…, Awal, Eko Gondrong, Herdin, Sony, Adris, dan semuanya…kami baru saja menceritakan kelucuanmu saat menggiring bola dari gawangmu ke gawang lawan, tak seorangpun kawan kau gubris, kau hanya berlari, berlari, dan berlari, lawan yang menghadang bukannya kau kecoh, tapi kau tabrak…!!! hahaha, kau lucu dik… di depan gawang kau tembak sekuat tenaga, kalau gol, kau berlari keliling lapangan sambil membentangkan tangan lalu teriak Henry…Henry…Henry…!!!, tapi jika tendanganmu melenceng, kau berbaring di tanah lalu tertawa sekeras-kerasnya demi mengimbangi makian teman-teman yang kesal karena kau tak pernah membagi bola, ahhh… tersenyum sambil meringis aku mengingat semua itu dik…

Jeko, Aku, dan Kau adalah sahabat tiga turunan dik, aku berguru komputer pada Jeko, lalu kuajarkan padamu, lalu kita jalan bertiga, maka semakin hebatlah kita…, kabarnya…kau sudah pandai mereparasi komputer kini, ahhh…sekali lagi kau membuat kami bangga dik…, air mata ini nyaris tumpah kembali saat tausiah malam itu dirumahmu dik, pak ustadz berkata baru kemarin kau memperbaiki komputernya, hebatnya…kau tak mau menerima bayaran dik, salut…salut…, bangga benar ku bisa mengenal dan bersahabat denganmu….

Masih ingat juga perseteruan abadi kita di playstation…? kau hanya punya dua tim, Arsenal dan timnas Perancis, karena disitu ada Henry, sebegitu menginspirasikah Henry dalam hidupmu? Hehehe…, Arsenal-mu selalu saja kukalahkan dengan AC Milan-ku, begitu pula Perancis-mu yang selalu kukalahkan dengan Jerman-ku…semua takkan kulupa….

Malam senin lalu, Sela menyampaikan padaku bahwa kau dibawa ke rumah sakit karena sakit kepala, kuhubungi Anthony untuk menanyakan kejelasannya tapi ponselnya tak aktif, lalu ku hubungi nomor ponselmu yang katanya dipegang oleh adikmu Imam, tapi sibuk… Ku niatkan besok siang akan menjengukmu, tapi subuhnya kau sudah lebih dulu pergi meninggalkan kami, yang membuatku meringis, Imam berkata bahwa kau sempat meminta difoto beberapa saat sebelum kepergianmu, menangis aku saat mengetikkan tulisan yang ini dik…

Masih banyak kenangan yang tak bisa ku selesaikan meski dalam sebulan dik, aku hanya ingin menyampaikan padamu dan pada mereka bahwa aku sangat kehilanganmu, sangat sangat kehilangan, kuantarkan jasadmu sampai ke liang lahat, kubaringkan jasadmu dengan tanganku sendiri, kututupi dengan tanah, kupasangkan nisanmu, kubentuk pusaramu, semua itu kulakukan sebagai pengabdianku padamu, sebagai tanda terima kasihku atas semua yang telah kau berikan padaku dan keluargaku, seandainya kau masih disini, lebih dari itu yang akan kulakukan dik…

Selamat jalan Yudha, selamat jalan Bolla’, selamat jalan Kodok, selamat jalan murid, sahabat, saudara, selamat jalan adikku, semoga Allah menghadiahimu dengan surga-Nya, semoga jalanmu lapang selapang hatimu, semoga surgamu tinggi setinggi pusaramu

Terimalah dia Tuhan, Engkau yang menentukan surga-nerakanya seseorang, namun jadikanlah kisah kami sebagai catatan pelengkapnya demi mencapai surga-Mu, amin……….

Wirabuana dalam duka, 9 Juni 2010

Mohon maaf kepada saudara-saudaraku yang “hanya” memandang kisah pembantaian zionis Israel terhadap bangsa Palestina dan relawan Mer-C adalah krisis kemanusiaan, lebih dalam lagi, ini merupakan bentuk kejahatan Yahudi terhadap Muslim…!!!

Kita tak perlu ragu menyatakan bahwa Yahudi merupakan musuh Islam yang nyata. Mereka selamanya tidak akan pernah rela umat Islam teguh dalam menjalankan syariat agamanya. Mereka senantiasa gelisah dan tidak mau tinggal diam manakala Islam terus berkembang menjadi suatu norma kehidupan. Tentang permusuhan kaum Yahudi terhadap kaum muslimin, al-Qur’an telah mengungkapkannya dalam 362 ayat yang tersebar dalam 29 surat.
Lalu kenapa Palestina?

Benar yang dinyatakan oleh Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, bahwa tragedi Holocaust hanyalah sebuah omong besar dari bangsa Yahudi sendiri, mereka sengaja mengumbar kisah pembantaian Nazi-Hitler demi menagih imbalan kepada pemerintah Jerman atas tragedi tersebut dan mereka berhasil mendapatkannya.

Pada tahun 1882, beberapa tokoh Yahudi mengumumkan gagasannya untuk menjadikan Palestina sebagai negara Yahudi dan mengusir umat Islam dari sana. Umat Islam harus dipindahkan ke negara-negara tetangga yang masih luas. Gagasan yang berani ini kemudian direkomendasi oleh kongres Yahudi pertama, tahun 1897. Disebutkan di sana bahwa negara Palestina cukup menampung 15 juta bangsa Yahudi yang terserak di mana-mana. Detailnya bisa dibaca disini

Mereka berani terus-terang menyampaikan gagasan ini karena memang negara-negara besar sudah berada dalam dominasinya. Selain Amerika dan Inggris, ada juga Prancis sudah bisa dikatakan “oke” terhadap semua gagasan Yahudi. Tokoh Yahudi memang menampati posisi-posisi strategis di negara-negara tersebut, yang dimulai dari media massanya. Orang-orang Yahudi menggunakan tangan Inggris untuk mewujudkan niatnya. Inggris pun sudah meneken perjanjian dengan Yahudi, yang kemudian dikenal dengan nama deklarasi Balfour. Isinya jelas, yaitu menjanjikan bangsa Yahudi untuk mendirikan negara merdeka di wilayah Palestina.

Konspirasi Inggris dan Yahudi ini betul-betul tidak masuk akal. Dengan cara yang licik dan kejam, bangsa Palestina diusir dari negerinya untuk digantikan orang-orang Yahudi. Pendatang itu kemudian mendirikan negara Israel, yang langsung mendapat pengakuan resmi dari beberapa negara pendukungnya.

Apakah mereka puas setelah berhasil mendirikan negara merdeka? Belum. Mereka akan terus berusaha memperluas wilayahnya. Tentu saja hal ini harus berhadapan dengan kaum muslimin. Dengan sokongan Amerika, Inggris dan negara-negara Barat lainnya, mereka terus membuat kekacauan agar ummat Islam tidak kerasan tinggal di negerinya sendiri. Di balik itu semua, mereka sedang membuat rencana membebaskan negara-negara Arab dari kaum muslimin.

Yahudi adalah musuh yang tidak pernah berhenti memerangi kaum muslimin, di mana dan kapan saja. Mereka terus menjalin kerjasama dengan semua pihak untuk memusuhi Islam dengan segara cara. Seberapa besar permusuhan mereka terhadap ummat Islam? Allah menjawab dalam firman-Nya:

“Kamu akan menjumpai manusia yang paling keras permusuhannya kepada orang-orang yang beriman (muslim) ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al-Ma-idah: 82)

Permusuhan mereka kepada kaum muslimin semata-mata didorong oleh kesombongan dan kecongkakannya, mereka merasa sebagai bangsa yang dipilih oleh Allah sebagai kekasihnya, Manusia atau bangsa lain itu tidak lebih dari sekadar budak-budak yang harus melayani kemauan dan keinginannya.

PENEMBAKAN RELAWAN MER-C, YAHUDI KEMBALI “MELAKUKAN KEJAHATAN”

Zionis ini sebenarnya secara tak sadar telah menampakkan kecemasannya, mereka menghalau rombongan relawan medis dengan mengatakan bahwa teroris telah menyusup dalam rombongan tersebut, sebuah alasan bodoh dari sebuah bangsa yang pintar, ternyata memang benar bahwa rasa takut dapat menghilangkan akal sehat…..

Beginilah jadinya apabila sekelompok penjahat dibiarkan berkumpul kembali, menurut Martin Hohmann, seorang lawyer dan politisi asal Jerman, Yahudi yang terbunuh dalam jumlah jutaan pada Revolusi Bolshevik 1917, adalah bangsa yang “melakukan kejahatan” sama dengan yang dilakukan Jerman pada era Hitler, maka tak heran jika saat ini keturunan mereka mengulangnya lagi, kembali “melakukan kejahatan”. Setelah itu, seperti kejadian di masa lalu, tak lama lagi mereka akan terbantai kembali seperti yang pernah terjadi pada leluhur mereka, semoga…..

Semoga Allah melaknat mereka dengan nerakanya, amin……..

Surat cinta Bj Habibie ini diposting oleh seorang teman. Benar atau salah ini tulisan Pak Habibie, isinya sangat bagus.. Menginspirasi. Saya copy paste ke blog ini supaya tidak hilang. :)

- SURAT BJ HABIBIE: Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada. Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku …. ​BJ.HABIBIE

PUTARAN PERTAMA

Jumat, 11 Juni
Grup A
Johannesburg:

Afrika Selatan vs Meksiko, (14.00 GMT)

Cape Town:

Uruguay vs Perancis (18.30 GMT)

Sabtu, 12 Juni
Grup B
Port Elizabeth:

Korea Selatan vs Yunani (11.30 GMT)
Johannesburg:

Argentina vs Nigeria (14.00 GMT)
Grup C
Rustenburg:

Inggris vs Amerika Serikat (18.30 GMT)
Minggu, 13 Juni
Grup C
Polokwane:

Aljazair vs Slovenia (11.30 GMT)
Pretoria:

Serbia vs Ghana (14.00 GMT)
Grup D
Durban:

Jerman vs Australia (18.30 GMT)
Senin, 14 Juni
Grup E
Johannesburg:

Belanda vs Denmark (11.30 GMT)
Bloemfontein:

Jepang vs Kamerun (14.00 GMT)
Grup F
Cape Town:

Italia vs Paraguay (18.30 GMT)
Selasa, 15 Jun
Grup F
Rustenburg:

Selandia Baru vs Slovakia (11.30 GMT)
Grup G
Elizabeth:

Pantai Gading vs Portugal (14.00 GMT)

Johannesburg:

Brasil vs Korea Utara (18.30 GMT)

Rabu, 16 Juni
Grup A
Pretoria:

Afrika Selatan vs Uruguay (18.30 GMT)
Grup H
Nelspruit:

Honduras vs Cile (11.30 GMT)

Durban:

Spanyol vs Swiss (14.00 GMT)

Kamis, 17 Juni
Grup B
Johannesburg:

Argentina vs Korea Selatan (11.30 GMT)

Bloemfontein:

Nigeria vs Yunani (14.00 GMT)
Grup A
Polokwane:

Meksiko vs Perancis (18.30 GMT)

Jumat, 18 Juni
Grup C
Johannesburg:

Amerika Serikat vs Slovenia (14.00 GMT)

Cape Town:

Inggris vs Aljazair (18.30 GMT)

Grup D
Port Elizabeth:

Jerman vs Serbia (11.30 GMT)

Sabtu, 19 Juni
Grup E
Durban:

Belanda vs Jepang (11.30 GMT)

Rustenburg:

Australia vs Ghana (14.00 GMT)

Pretoria:

Denmark vs Kamerun (18.30 GMT)

Minggu, 30 Juni
Grup F
Bloemfontein:

Paraguay vs Slovakia (11.30 GMT)

Nelspruit:

Italia vs Selandia Baru (14.00 GMT)

Grup G
Johannesburg:

Brasil vs Pantai Gading (18.30 GMT)

Senin, 21 Juni
Grup G
Cape Town:

Korea Utara vs Portugal, (11.30 GMT)

Grup H
Port Elizabeth:

Swiss vs Cile (14.00 GMT)

Johannesburg:

Spanyol vs Honduras (18.30 GMT)

Selasa, 22 Juni
Grup A
Rustenburg:

Meksiko vs Uruguay (14.00 GMT)

Bloemfontein:

Perancis vs Afrika Selatan (14.00 GMT)

Grup B
Durban:

Nigeria vs Korea Selatan (18.30 GMT)

Polokwane:

Yunani vs Argentina (18.30 GMT)

Rabu, 23 Juni
Grup C
Port Elizabeth:

Slovenia vs Inggris (14.00 GMT)

Pretoria:

Amerika Seriikat vs Aljazair (14.00 GMT)

Grup D
Johannesburg:

Ghana vs Jerman (18.30 GMT)

Nelspruit:

Australia vs Serbia (18.30 GMT)

Kamis, 24 Juni
Grup E
Rustenburg:

Denmark vs Jepang (18.30 GMT)

Cape Town:

Kamerun vs Belanda (18.30 GMT)

Grup F
Johannesburg:

Slovakia vs Italia (14.00 GMT)

Polokwane:

Paraguay vs Selandia Baru (14.00 GMT)

Jumat, 25 Juni
Grup G
Durban:

Portugal vs Brasil (14.00 GMT)

Nelspruit:

Korea Utara vs Pantai Gading (14.00 GMT)

Grup H
Pretoria:

Cile vs Spanyol (18.30 GMT)

Bloemfontein:

Swiss vs Honduras (18.30 GMT)
——————–


PUTARAN KEDUA

PARTAI 49
Sabtu, 26 Juni
Port Elizabeth:

Pemenang Grup A vs Runner-up Grup B (14.00 GMT)

PARTAI 50
Rustenburg:

Pemenang Grup C vs Runner-up Grup D (18.30 GMT)

Minggu, 27 Juni
PARTAI 51
Bloemfontein:

Pemenang Grup D vs Runner-up Grup C (14.00 GMT)

PARTAI 52
Johannesburg:

Pemenang Grup B vs Runner-up Grup A (18.30 GMT)

Senin, 28 Juni
PARTAI 53
Durban:

Pemenang Grup E vs Runner-up Grup F (14.00 GMT)

PARTAI 54
Johannesburg:

Pemenang Grup G vs Runner-up Grup H (18.30 GMT)

Selasa, 29 Juni
PARTAI 55
Pretoria:

Pemenang Grup F vs Runner-up Grup E (14.00 GMT)

PARTAI 56
Cape Town:

Pemenang Grup H vs Runner-up Grup G (18.30 GMT)
—————————–


PEREMPAT FINAL

Jumat, 2 Juli
PARTAI 57
Port Elizabeth:

Pemenang Partai 53 vs Pemenang Partai 54 (14.00 GMT)

PARTAI 58
Johannesburg:

Pemenang Partai 49 vs Pemenang Partai 50 (18.30 GMT)

Sabtu, 3 Juli
PARTAI 59
Cape Town:

Pemenang Partai 52 vs Pemenang Partai 51 (14.00 GMT)

PARTAI 60
Johannesburg:

Pemenang Partai 55 vs Pemenang Partai 56 (18.30 GMT)
———————–


SEMIFINAL

Selasa, 6 Juli
Cape Town:

Pemenang Partai 58 vs Pemenang Partai 57 (18.30 GMT)

Rabu, 7 Juli
Durban:

Pemenang Partai 59 vs Pemenang Partai 60 (18.30 GMT)
————–


PEREBUTAN TEMPAT KE-3

Sabtu, 10 Juli
Port Elizabeth:

Tim Kalah di semifinal diadu (18.30 GMT)
—————–

FINAL

Minggu, 11 Juli
Johannesburg:

Pemenang Semifinal Diadu (18.30 GMT)

CATATAN: Perbedaan waktu GMT dengan Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) adalah 7 jam

DIA BUKAN TEMANKU

18/05/2010

Malik namanya, seorang preman yang luluh karena asmara, satu hal yang membuatnya merana adalah ketika hubungannya tak mendapat restu keluarga, dia patah hati…

Soal kenakalan, dia memang nakal, bahkan beringas, dia pernah mengamuk di stadion Lakidende mengejar penonton dengan sebilah parang panjang di tangannya, untung tak ada korban…

Waktu kami sama-sama merantau ke Batam, dalam perjalanan, dia bersitegang dengan penumpang lain dan nyaris saling bunuh diatas kapal hingga kapten kapal harus turun tangan dan memindahkan kami ke ruangan lain…

Di Batam, dia sempat berniat menjadi pembunuh bayaran karena tergiur melihat kehidupan teman satu kampungnya yang kini banyak uang dari hasil membunuh…

Tapi skenario Tuhan tak terbantahkan, dia sakit…memang cuma penyakit maag, tapi aku bisa melihat betapa menderitanya dia saat penyakit itu menyerangnya…

Dia insyaf, berhenti mabuk-mabukan, kami pun mulai kesana-kemari cari kerja, aku dapat pekerjaan mengecat kapal pengangkut semen, dan dia jadi kuli di sebuah bangunan yang katanya akan menjadi bangunan tertinggi di Batam waktu itu… Setelah seminggu, perkerjaan mengecat kapal semen selesai sudah, yang artinya nganggur lagi. Gaji hasil ngecat tak cukup buat biaya satu bulan plus sewa kost, disinilah aku menyadari bagaimana seorang Malik yang sebenarnya…

Selama aku menganggur, dia tetap bekerja sebagai kuli dan membiayai semuanya, mulai dari makan, rokok, sampai sewa kost pun ditanggungnya sendiri… bahkan ketika aku sedang sakit dia membawaku ke rumah sakit dengan modal pinjaman uang dari mandornya

Satu kejadian yang takkan pernah kulupakan, setelah seharian keliling mencari kerja dan tak dapat-dapat,aku kembali ke kamar kost dalam keadaan lapar, uang sudah habis terpakai buat ongkos keliling seharian, sampai jelang maghrib aku hanya berbaring menahan lapar, tak lama kemudian Malik datang, dia membawa nasi bungkus tapi cuma satu… Kami makan berdua, “asal ada pengganjal perut saja dulu” katanya, mulia sekali hati preman ini…. dan masih banyak lagi sikap dan sifat baiknya yang membuatku begitu menghargainya…

Setahun lebih di Batam dalam kesengsaraan, kami kalah, kami pulang, lalu berpisah…

Kabarnya dia mencoba bertani di sebuah desa di Buton Utara, dan aku kembali menjadi beban keluarga…

Tahun ketiga setelah berpisah, saat itu aku telah setahun lebih bekerja di sebuah bank swasta, datanglah sebuah kabar yang awalnya menggembirakan, Malik menyuruh seorang teman untuk menyampaikan padaku bahwa dia sedang dalam perjalanan menuju kota ini,

alhamdulillah…akhirnya kami bisa berkumpul kembali…

“dia mo dibawa ke RSUP, maagnya sudah kronis, sudah seminggu dia nda makan” lanjut si pembawa kabar

Astaga………

Selepas maghrib aku bergegas menuju rumah sakit, mampir sebentar ke ATM, sudah ku niatkan untuk membantu biaya rumah sakitnya semampuku, seperti yang dia lakukan waktu di Batam dulu…

Keluar dari ruang ATM, handphoneku berdering, suara diseberang berkata “nda usah ke rumah sakit Her, Malik sudah nda bisa diselamatkan, jenazahnya sudah dibawa ke rumah bapaknya Sri, langsung kesini saja”

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiuun…………………..

Ya Tuhan, Cuma ini…? Cuma sampai pintu ruang ATM…? ini tak ada apa-apanya dibanding yang dia lakukan dulu waktu kami di Batam…

Tak sampai sepuluh menit aku pun tiba dirumah pamannya dimana jenazahnya disemayamkan, dia terpejam tapi tersenyum, semoga senyum itu pertanda khusnul khatimahnya….

Preman beringas itu telah pergi, DIA BUKAN TEMANKU, DIA SAUDARAKU…

Selamat jalan Laode Muhammad Malik, semoga Allah membalasmu dengan surganya…

Nada penyair terdengar merdu

Menusuk hati gelitik nurani

Tentang apa yang kelak terjadi

Saat lukanya hati jadi penentu

Terjadi sudah…

Tempatku disinilah

Tanpa musuh tanpa kawan

Tertutup oleh tanah

Tertanda oleh nisan

*Batam, dalam rasa sakit*

(puisi almarhum yang baru saja ku temukan dalam tumpukan album foto)

S E N J A T A

14/05/2010

Afghanistan membara, Palestina berkobar, Poso pernah meledak, Ambon pun pernah luluh lantak oleh desingan peluru dari berbagai jenis senjata baik yang rakitan maupun yang pabrikan. Ada sebuah pemahaman buruk dalam hal ini, dalam benak para pelaku perang ini, bahwasanya perang harus dilakukan demi tercapainya kedamaian hidup, dan atas pernyataan itu, marilah kita melonggarkan ikat pinggang, kemudian tertawa terbahak-bahak hingga mata kita berair lalu kemudian menangis dan meratap….. bukankah perang justru merusak perdamaian?

Semua manusia akan mati, tapi bukan berarti kita harus takut, hanya saja, bayangkanlah indahnya jika kita mati tanpa merasakan sakit, dengan bibir tersenyum, dan dalam keadaan mengingat Tuhan, Alangkah jeleknya jika kita harus mati dalam keadaan perut berlubang dan banjir darah, belum lagi kepala yang nyaris terbelah dari bibir sampai jidat, dan kita tak bisa lagi tersenyum karena bibir telah terbagi menjadi empat potong, ditambah lagi usus terburai keluar sehingga tak mampu lagi mengingat Tuhan karena rasa sakit yang tak tertahankan….

Baca entri selengkapnya »

Judul diatas tentunya menimbulkan banyak tanya, “lho, apa salahnya jadi orang jujur?”,  “bukannya jujur adalah perilaku mulia?”, dan lain sebagainya. Makanya saya menulis menggunakan tanda petik pada kata “disini” guna memperjelas salah dan tidak mulianya menjadi orang jujur, sekali lagi…”disini”. Disini, ada begitu banyak orang tidak jujur yang sudah pasti tidak menyukai kejujuran, ada begitu banyak orang yang berpura-pura jujur yang sesungguhnya dengan kepura-puraannya itu menjadikannya tak jujur, nah…mulai bingung bukan? :)
Kejadian yang menimpa Komjen Susno Duadji adalah salah satu yang paling bagus kita pakai saat ini, disaat beliau berusaha mengungkapkan kejujuran, terlepas dari benar tidaknya nyanyian sang jenderal, justru disaat itulah secara kasat mata terlihat usaha-usaha untuk mebungkam kejujuran itu, saat ini beliau sedang mendekam dalam tahanan, atas tuduhan menerima suap senilai 500 juta dari PT. SAL, lha…kok malah jadi bumerang Jenderal?
500 juta rupiah dalam ketidakjelasan tak sebanding dengan miliaran rupiah penggelapan yang berhasil dibongkar oleh jenderal fenomenal ini, lalu kenapa justru sangkaan yang begitu gencarnya terhadap beliau yang dihebohkan? Kenapa nyanyian itu harus tersendat disaat kita semua begitu terhibur mendengarnya? Salahkah jika nyanyian itu dibiarkan selesai terlebih dahulu? Bagaimana kami bisa puas kalau hanya mendengar sebatas intronya saja? Semua nyanyian sang Jenderal terbukti bukan celoteh kosong belaka, Satu persatu masalah akhirnya terbuka, GT, SJ, Pengacara H, Kompol A, Bapak “Jaksa”, Bapak “Hakim” dan sederet nama lainnya telah menjadi tahanan polisi, bisa dibayangkan indahnya nyanyian ini pada bagian akhirnya kelak, tapi sayang, nyanyian itu kini tersendat, semoga dalam waktu dekat bisa terdengar lagi…
Kami sangat berharap semoga sangkaan terhadap Komjen Susno Duadji tidak benar adanya, sehingga beliau bisa kembali bebas dan menyelesaikan lagunya yang sempat terhenti, sehingga kejujuran “disini” dapat menjadi sebuah hal yang membanggakan serta menjadi salah satu elemen pendukung maju dan jayanya negeri tercinta ini, namun jika memang sangkaan itu kelak terbukti secara yuridis formal, maka secara gentle kami mengucapkan salut dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada pihak kepolisian yang bekerja secara profesional tanpa tendensi apa-apa.
Untuk saat ini, dalam segala ketidakjelasan, berhati-hatilah dalam mengungkapkan sesuatu yang menurut kita benar, karena dengan jujur pun kita belum tentu benar, belum tentu disukai. Hanya ada satu jujur yang disukai oleh bangsa ini, JUJUR KACANG IJO…….. :-)

*Pak Susno, seribu salam hormat dan salut dari sini….

Sedih juga melihat orang-orang disekitar kita yang terkena UAN syndrome…ada yang menangis, ada yang teriak-teriak, ada yang sedih, bahkan ada yang niat bunuh diri, heran…pendidikan yang mereka dapatkan selama ini seharusnya  mampu menghindarkan mereka dari perilaku-perilaku aneh seperti itu, tapi setelah mengetahui penyebabnya, wajarlah kalau kita menjadi maklum.

Penyebabnya adalah Ujian Akhir Nasional, lho kok bisa…?
Setelah tiga tahun menghabiskan waktu di bangku sekolah, ternyata UAN-yang cuma kurang dari seminggu-lah yang akan menentukan nasib mereka untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Lalu dimana letak kesalahannya…? Tentu saja kita tak mampu menemukan dimana kesalahannya, karena tameng dari pernyataan kesalahan itu cuma satu kalimat “berarti siswa yang tak lulus itu kurang belajar dan tak pandai” lalu mentahlah semua…

UAN-UAN sebelumnya tak begitu menggelitik jemariku untuk menulis, tapi kali ini betul-betul tak tertahan lagi, adik iparku tak lulus SMA dan keponakanku tak lulus SMP, padahal mereka berdua tak pernah lepas dari lingkaran lima besar sejak kelas satu, benarkah mereka kurang belajar?, benarkah mereka tak pandai? Maka ku tanyakan pada mereka apa masalahnya, adik iparku menjawab “standarnya terlalu tinggi”, keponakanku malah menjawab “nda’ tahu, tapi teman sekelasku si juru kunci dan tukang bolos malah lulus…”, lagi-lagi menimbulkan tanya…

Kejadian yang menimpa adik ipar dan keponakanku ternyata juga banyak dialami oleh siswa/i sekolah menengah di seluruh tanah air (bahkan ada beberapa sekolah yang 100% siswanya tak lulus, parah…), sampai-sampai ada yang nekad bunuh diri, dan itu membuatku sedikit bersyukur, bahwa ternyata adik ipar dan keponakanku bukan kurang belajar atau tak pandai, buktinya mereka tak sampai bunuh diri :)

Kenapa sampai ada bunuh diri…? Karena ada sebuah kebijakan yang diterapkan tanpa pandang bulu, standar kelulusan UAN ditetapkan merata diseluruh pelosok negeri ini, adik-adik peserta olimpiade sains diadu dengan siswa/i peserta cerdas cermat antar SMP/SMA tingkat desa, tapi tetap saja tak ada yang mampu diperbuat ketika kalimat “kurang belajar dan tak pandai” itu terdengar.

Tapi akhirnya mereka yang tak lulus itu masih punya harapan karena adanya ujian susulan, bahkan kalau masih tak lulus juga masih ada ujian Paket B dan Paket C, lalu apa bedanya dengan UAN? Bedanya adalah kalau di UAN bisa tidak lulus, kalau di UAS (ujian akhir susulan ya, bukan ujian akhir sekolah) besar kemungkinan lulus, kalau di Paket B/C bisa diatur lah, hehehe…
Lalu apa gunanya UAN kalau ternyata masih ada peluang kelulusan di ajang lain? Kenapa bukan standarnya saja yang diturunkan supaya hanya ada satu kali UJIAN AKHIR? Sssttt…saya tau jawabannya, menurut hitung-hitunganku sebagai berikut;
•    Kalau ujian susulan ditiadakan, maka pemerintah harus bersiap membangun gedung-gedung baru untuk menampung siswa/i yang tidak lulus, masalahnya adik-adik kelas dua akan segera naik ke kelas tiga, apalagi bagi sekolah yang 100% siswanya tidak lulus, bisa dibayangkan berapa banyak siswa kelas tiga tahun depan?
•    Kalau ujian susulan ditiadakan, pemerintah juga harus menyiagakan diri mendapat masalah baru yakni remaja penganggur, syukur-syukur kalau remaja penganggur itu mengisi waktu di tempat ibadah, kalau jadi preman?
•    Kalau ujian susulan ditiadakan, sepertinya SMA (untuk lulusan SMP) dan PT (untuk lulusan SMA) bakalan sepi pengunjung nih…mau?
•    Kalau ujian susulan ditiadakan, tak tertutup kemungkinan terjadinya praktek ijazah palsu yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, tahu sendiri kan? di negara ini, sekecil apapun celah terbuka, maka ada saja kriminalis yang berusaha mengeruk keuntungan, entah yang kumal maupun berdasi… (semoga hal ini tak terjadi)

Untuk adik iparku, keponakanku, dan semua yang bernasib seperti mereka, jangan takut, jangan sampai berbuat yang tidak-tidak, berjuanglah pada ujian susulan nanti, apabila masih tak lulus juga, ikut saja ujian Paket B/C (daripada mengulang setahun…?), ber-khusnudzon-lah bahwa pemerintah peduli pada kalian dengan memberi kesempatan sampai tiga kali (di negara lain, nggak ada lho yang ngasih kesempatan tiga kali dalam setahun :) , jadi untuk tahun ini tak usah khawatir, LULUS NGGAK LULUS YANG PENTING LULUS…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.